Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2009

Kelelahan Pemilu

blogTanggal 8 Juli 2009 kembali rumah kita “indonesia” ini akan menggelar hajatan besar yang diprediksi akan menghasiljan dana yang tidaklah sedkiti. Pemilu legislatif 9 April lalu konon telah mengahibiskan dana negara Rp 47 milyar. Belum dana yang harus dikeluarkan oleh masing-masing caleg secara personal mengingat aturan baru KPU dimana perolehan kursi legislatif ditentuan oleh suara perseoarangan. Bagi yang terobsesi menjadi caleg tentu tak segan-segan mengeluarkan jutaan bahkan milyaran rupiah untuk sebuah kursi di parlemen.

Pengorbanan yang tidak sedikit ini bisa berpeluang menimbulkan keguncangan bagi para caleg yang gagal , bebrapa pemerintah daerah pun telah menyiapkan antisipasi tingkat stress tinggi dengan menyediakan rumah sakit “istimewa” bagi mantan calon anggota legislatif, yang sebenarnya sangat mengenaskan.

 

Sambung menyambung proses pemilu tahun ini bisa berdampak pada kelelahan masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi ini. Bagaimana tidak, masyarakat dicekoki dengan berbagai macam informasi dari semua partai dan caleg peserta pemilu yang sangat banyak. Kondisi ini tentu menimbulkan kebingungan-kebingungan di kalangan pemilih, belum KPU juga turut mensosialisaikan aturam pemilu yang sama sekali berubah.

 

Kebingungan masyarakat jika tidak ditangani dengan baik bisa berdampak pada proses pemilihan presiden mendatang. Angka golput yang sangat tingii menjadi evalausi bagi pemerintah, partai dan pihak terkait bahwa kualitas pemilu kita masih sangat rendah.

Banyak asumsi penyebab angka golput tinggi, tapi yang paling penting evaluasi bagi pihak terkait dapat menemukan solusi untuk menekan jumlah golput baik secara peraturan, teknis pemilihan maupun bagi partai dan caleg yang akan berkmapanye. Metode-metode kampanye dan sosialisasi  oleh partai harus efektif dan berkesinmabungan bukan sekedar menjelang pemilu dan mengandalkan politik iklan, efeknya kemudian mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai dan meraih suara secara elegan tanpa kecurangan-kecurangan dan money politic yang selama ini  masih menjadi tradisi buruk.

Bagi KPU, sosialisasi aturan pemilu harus bisa dilakukans ejak dini, bukankah banyak yang bisa di gandeng untuk kerjasama? Bukannya masih ada lembaga lain yang peduli terhadap kecerdasan politik masyarakat? dana tak mesti dijadikan alasan jika bisa mengoptimalkan semua pihak, banyak jalan menuju Roma.

 

Pemilu yang bersih, jujur, aman dan damai tak akan membuat kita lelah untuk  terus berusaha demi perbaikan Indonesia

 

Read Full Post »