Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2008

REFLEKSI AKHIR TAHUN

waktuKualitas hidup seseoarang dapat dilihat dari bagaimana ia menyikapi dan memanfaatkan waktu. Setiap orang diberikan jatah yang sama yaitu 24 jam kali 7 hari kali kali 12 bulan. Dalam waktu yang sama itu kemudian kita melakukan berbagai macam hal di atas muka bumi ini. Dengan waktu yang sama tetapi dengan proses yang berbeda ternyata memberikan hasil yang berbeda pula. Dalam waktu 24 jam itu seorang presiden bisa menuntaskan tugas kenegaraannya, seorang direktur perusahaan bisa menyelesaikan pekerjaan perusahaan, akan tetapi di satu sisi masih banyak di antara kita yang hanya berdiam diri bahkan tak mampu menyelesaikan masalah pribadinya.

 

Ada sebuah kata bijak yang mengatakan “ orang yang sukses adalah orang yang mampu memanfaatkan waktunya dengan baik”. Banyak di antara kita yang masih mengabaikan satu menit padahal banyak hal yang dapat terjadi hanya dalam satu menit itu. Joe Boot di Ravi Zacharias International Ministries, misalnya mencatat bahwa setiap detik 4,5 mobil dibuat di dunia, ada 2.000 meter persegi hutan yang lenyap, ada 3 bayi yang dilahirkan, ada 1,5 orang yang meninggal. Dalam satu detik juga ada 2,4 juta sel darah merah yang diproduksi di sumsum tulang dan dalam satu detik, bumi yang kita diami ini melesat sejauh 30 Km dalam revolusinya mengeliling matahari.

Sungguh banyak hal yang terjadi dalam satu detik tanpa kita sadari. Contoh lain bagiamna sebuah kesuksesan berawal dari penghargaan terhadap waktu ada dalam  film Pursuit  of happiness, bagimana tokoh utama yaitu Will Smith menahan untuk tidak ke kamar kecil Karena jika ke kamar kecil ia akan kehilangan waktu 10 menit dan itu berarti the menutup peluang untuk di angkat menjadi karyawan perusahaan. Menurut penelitian, semakin kita berhitung dengan waktu maka semakin bernilai waktu kita.

Penelitian juga menghasilkan, orang yang tidak punya jamtanpa menyinggung yang tidak punya jam, dia sering menyia-nyiakan waktunya, karena untuk cari waktu saja dia telah kehilangan waktu, “jam berapa sekarang?” berapa detik mengucapkan kalimat tanya itu? Berapa detik menengok? Berapa detik pula si pemilik jam melihat jamnya dan menyampaikannya kepada si penanya yang tidak punya jam? Akumulasikan, itulah angka kehilangan waktu kita.

 

Dari fakta di atas maka di tahun baru islam 1430 H ini mari kita mencoba untuk merenung apa yang telah kita lakukan dan apa yang telah kita abaikan dan yang tak kalah penting bagaimana kita akan memanfaatkan waktu di tahun 1430 H ini.

Dari relung hati yang paling dalam pasti akan kita temukan sebuah harapan perubahan di tahun yang akan datang, perubahan yang membawa pada kebaikan bahkan kebahagiaan. Tapi tak mungkin perubahan menghasilkan sebuah perubahan jika tak ada komitmen dan kesungguhan untuk bisa menyikapi waktu dengan baik. Menjadikan waktu di setiap detiknya adalah kesempatan emas yang tak boleh dilewatkan untuk menghasilkan karya besar sebagaimana kisah Imam Hambali.

Beliau berkata “ Sungguh tak patut bagiku menyia-nyiakan waktu bagiku walaupun sesaat saja, sekalipun llidahku tak mampu lagi untuk menelaah  dan berdebat, mataku tak kuat lagi membaca maka akan aku upayakan dengan mengerahkan segala pikiran untuk berbuat sesuatu untuk mengisi waktu kosongku meskipun aku telah terlempar. Akupun takkan bergerak  dan berbuat sesuatu kecuali  apa yang terbetik dalam hati ini untuk menulis  dalam lembaran berharga. Sungguh sampai umurku telah mencapai 8 tahun, aku belum menemukan minatku terhadap suatu ilmu yang lebih dari apa yang aku dapatkan saat umurku mencapai 12 tahun.”

Dengan bekal minat dan modal semangat itu beliau telah membuahkan karya 800 jilid buku.

  

 

Semoga kitapun bisa merasakan semangat besar itu untuk perbaikan di tahun 1430 hijriah ini.

Iklan

Read Full Post »

JUST SIT TIGHT AND BE HAPPY

just-sit1

Read Full Post »