Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2008

          Bulan Mei 1998 menjadi sejarah baru bagi pergerakan mahasiswa di Indonesia dan sejarah politik bangsa ini. Tentu masih lekat di memory rakyat bangsa ini tragedi-tragedi yang mengiringi perjuangan gerakan mahasiswa melawan rezim Soeharto, tragedy Lampung, Kerusuhan Medan,  Tragedi Semanggi dan Trisakti masih menjadi tragedi yang belum terkuak. Gelombang aksi mahasiswa yang didukung oleh civitas akademika maupun masyarakat  sepanjang Mei 1998 telah sukses  memaksa Soeharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei. Baru kali inilah gerakan mahasiswa menjadi pelaku utama yang sukses mencatat kemenangan politik. Mahasiswa menuntut reformasi total  di bidang ekonomi, politik dan hokum. Hal ini didasarkan bahwa penyelesaian masalah ekonomi tidak bisa dilakukan secara ad hoc atau terpisah dari pendekatan ekonomi semata-mata bahkan harus dimulai dari perubahan politik.

Gugatan mahasiswa disebabkan ketidakstabilan kondisi bangsa. Bersatunya mahasiswa berunjuk rasa menentang Soeharto sejak medio 1997 sampai mundurnya Soeharto pada 21 Mei 1998, tidak terlepas dari berbagai unsur pendukung yaitu krisis moneter . Krisis moneter yang melanda Asia telah melemahkan mata uang baht (Thailand), ringgit (Malaysia), peso (Filipina), dan rupiah pun jatuh ke titik terendah terhadap dolar AS. 

Serupa tapi tak sama, factor yang memicu aksi protes gerakan mahasiswa karena krisis ekonomi juga mewarnai maraknya gelombang aksi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM beberapa waktu ini. Harga minyak dunia yang mencapai 135 per barel tak urung menjadi bom besar yang meledakkan semua harga barang dan kelangkaan beberapa  komoditi. Pemerintah berasumsi dengan kenaikan BBM akan memperbaiki pertumbuhan ekonomi dan melambat laju inflasi padahal di bulan Maret  saja angka inflasi sudah mencapai 2,84 % apalagi nanti di bulan Juni 2008. jika berkaca pada kasus kenaikan BBM tahun 2005 sebenarnya belum pantas pemerintah menaikkan BBM. Asumsi-asumsi yan dipakai pemerintah untuk melegitimasi kebijakan tersebut bahkan nyata tak terbukti. Kebijakan tersebut telah mengakibatkan peningkatan jumlah angka kemiskinan dari 15,97% pada Februari 2005 menjadi 17,75% pada Maret 2006 berdasarkan hasil Susenas, BPS, 2006. Direktur Institute for Development of Economics and Finance Indonesia (Indef) M Ikhsan Modjo menyatakan kenaikan harga BBM sebesar 30 persen berpotensi menambah 3,4 juta pengangguran baru. Angka kemiskinan akan merangkak naik bila laju inflasi kian tak terkendali pascakenaikan harga BBM. Saat ini terdapat 38,7 juta jiwa orng miskin di Inodenesia yang akan menajdi korban kebijakan pemerintahan yang tidak pro rakyat miskin. jika kemudian pemrintah memberikan penawar instant atas kecemasan masyarakat melalui BLT (Bantuan Langsung Tewas) maka itu bukanlah sebuah solusi permasalahan yang mendasar. Efek domina keniakan harga BBM, harga komoditas dan layanan jasa tak pelak akan semakin mencekik leher masyarakat dtengah ketidakpastian hidup. Kebijakan menaikkan harga BBM di tengah krisis pangan dan kelangkaan komoditas akan berpeluang mengulang sejarah keterpurukan bangsa ini.

               Sepertinya kondisi inilah yang kemudian menggugah mahasiswa untuk kembali beraksi dalam rangka perlindungan kaum lemah dari kebijakan yang tidak pro rakyat miskin. Aksi besar-besaran mahsiswa BEM Seluruh Indonesia dan elemen gerakan mahasiswa lainnya yang berujung pada aksi kekerasan, penembakan dan penangkapan mahasiswa merupakan kristalisasi tuntutan perubahan di negeri ini.

          Akan tetapi yang perlu dipastikan, kenaikan harga BBM tanggal 24 Maret 2008 jangan menjadi garis finish laju perjuangan. Meski telah ditetapkan kenaikan harga BBM pemerintah masih harus bertanggung jawab atas dampak kebijakan yang diambil. Pemberian BLT hanya sekedar penawar sementara, bukan solusi konkrit dari permasalahan krisis saat ini. Bagaimana pemerintah harus mencukupi kebutuhan minyak dalam negeri? Ketika pertamina belum mampu memproduksi seluruh kebutuhan minyak masyarakat, sementara itu blok Cepu bukan lagi milik Negara ini. Bagaimana pula  pemerintah akan mengurangi angka kemiskinan dan pengangangguran ketika tidak banyak lapangan pekerjaan yang dapat menyerap tenaga kerja dengan tingkat upah yang minim?

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

Iklan

Read Full Post »

Rekomendasi

Judul Buku: Re-code Your Change DNA
Pengarang: Rhenald Kasali
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2007
Jumlah halaman: 270
Penulis Resensi: Meisia Chandra

Setelah cHaNgE!, Rhenald Kasali kembali dengan buku yang semakin dalam mengurai proses perubahan.

Re-code Your Change DNA adalah buku yang harus dibaca siapa pun yang ingin melakukan perubahan dalam hidupnya. Untuk beranjak dari satu titik tempat kita sedang berada ke tempat yang kita inginkan, maka kita harus berubah. Apa yang diperlukan dalam proses perubahan itu?

Unsur-unsur pembentuk sifat perubahan (Change DNA) itu dapat disingkat menjadi OCEAN, yang terdiri dari Openness to experience, Conscientiousness, Extroversion, Agreeableness, dan Neuroticism. Buku ini juga menyediakan tes untuk mengukur kadar OCEAN Anda, sehingga Anda bisa mengetahui bagian mana yang perlu Anda benahi untuk menjadi seorang penggerak perubahan.

Rhenald memberi ilustrasi beberapa individu yang dianggapnya mempunya Change DNA yang unggul, yaitu Muhammad Yunus yang mendirikan bank untuk pengemis, Paul Otellini yang membuat perubahan besar-besaran di Intel, Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum yang mengubah Dubai dari sebuah padang pasir menjadi Hongkong-nya Timur Tengah, dan juga Martin Luther King yang memperjuangkan hak-hak kaum kulit hitam.

Cerita-cerita di atas disampaikan dengan cara yang menarik dan sangat inspiratif. Tidak ketinggalan, disertai juga foto-foto yang menarik, yang mewarnai seluruh buku ini. Buku ini adalah buku manajemen yang disampaikan dengan cara yang “ngepop”. Setiap bab dilengkapi dengan foto, ilustrasi, kutipan, kesimpulan, komentar penulis, dan bahkan foto-foto penulis sendiri dalam berbagai ekspresi.

Tidak hanya cerita tentang tokoh-tokoh dunia seperti disebutkan di atas, dalam buku ini juga terdapat cerita dari organisasi-organisasi di Indonesia, seperti Citibank, BCA, dan terutama dalam pemerintahan kita. Betapa Rhenald sang guru ingin melihat perubahan dalam bangsa ini. Perubahan itu harus dimulai dengan adanya pemimpin yang memiliki Change DNA unggul. Karena itu dalam buku ini juga diuraikan banyak teori tentang kepemimpinan.

Bila Anda ingin organisasi Anda berubah, maka mulailah dengan me-re-code Change DNA Anda sendiri.

Sudah pada baca buku ini kan? wah,,,,,buku ini benar-benar menggugah dan sebaiknya menjadi buku wajib bagi para aktivis, karyawan, manajer, pendidik dan sebagainya yang mempunyai semangat untuk senantiasa berubah. Ada sebuah ungkapan ;

Jika kita yang tak berubah maka perubahan zamanlah yang akan menindas kita.

Read Full Post »

SEMANGAAAAAT

Menyambung tulisan sebelumnya tentang “Cooling Down” yang barus empat di tulis sekarang. Kali ini formula “YOGYA” yang kuambil.

Yogyakarta”

By : Kla Project

Pulang ke kotamu

Ada setangkup haru dalam rindu

Masih seperti dulu

Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgi

Saat kita sering luangkan waktu

Nikmati bersama

Suasana Jogja

Di persimpangan langkahku terhenti

Ramai kaki lima

Menjajakan sajian khas berselera

Orang duduk bersila

Musisi jalanan mulai beraksi

Seiring laraku kehilanganmu

Merintih sendiri

Ditelan deru kotamu …

Haru Sabtu di minggu yang lalu dengan membatalkan satu agenda akhirnya aku meluncur ke YOGYAaa, selain karena ada urusan “keluarga” sekalian refreshing (sorry buat temen-temen “kerja” karena harus mendapatkan limpahan tugas tambahan).

Wuihh,…sudah sangat lama rasanya tak ke yogya, sangat nyaman meningalkan sejenak rutinitas di Semarang. Sampai di yogya tepat pukul 14.00 WIB dan langsung menuju “Sarang Petualang”. Dan ternyata tak ada yang berubah sama seperti yang dulu ( SAMA_SAMA beranta…..tiit.ttt…*sensor*).

Selepas Isya kita berdua makan nasi penyet sambil bercerita banyak. wuuuh,.. kangen juga ngobrol-ngobrol di pinggir jalan), kalo di Semarang mana pernah lagi. Oia, sebelumnya kita sempat di telpon mother dan father karena tahu aku lagi di yogya bersama si sipit. Perjalanan belum berhenti, karena obrolan akan di lanjutkan di alun-alun dan melucurlah kita di sana. Yang tak ketinggalan, aku mencoba “permainan” melintasi pohon di tengah alun-alaun. Dan saudara-saudara aku gagal sampai mencoba dua kali pun tetap gagal. Waduh,,,,kecewa berat. habis perhitungannya kurang pas sih jadinya jalannya menggok-menggok. tapi tak apalah, ngetawain orang yang ncoba “permainan” itu sangat menghibur. Ada yang nabrak-nabrak, ada yang muter balik dan banyaklah yang pasti lucu..he..he ..lumayan hiburan gratis.

Setelah itu kita lanjutkan obrolan sambil minum Wedang Ronde sampai pukul 22.00 . Waaah, luar biasa segarnya….penat hilang. karena sudah sangat capek dan mengantuk akhirnya kita pulang.

Eit, tunggu dulu ini belum selesai. kita lanjutkan dengan nonton film sampai tengah malam sampai mata benar-benar tidak kompromi.

Akhirnya, akupun tertidur dengan pikiran ” aku akan kembali ke semarang dengan semangat”.

YOGYA, aku akan kembali.

Read Full Post »